Pengadilan Mesir: Hentikan Ekspor Gas ke Israel

Sumber : kompas.com

Warga Palestina dengan lilin menyala melakukan protes di Gaza City, Senin (10/11), mengecam sikap Israel yang menghentikan pasokan solar ke Jalur Gaza. Israel menghentikan pasokan solar bagi pembangkit listrik Palestina karena adanya tembakan misil dan mortir ke Israel.
Rabu, 19 November 2008 | 09:32 WIB

KAIRO, RABU — Pengadilan Mesir memerintahkan penghentikan ekspor kontroversial gas ke Israel. Sumber di Departemen Kehakiman Mesir mengatakan, pengadilan itu menyatakan, parlemen harus lebih dulu diajak berkonsultasi mengenai kesepakatan 15 tahun itu dengan mantan musuh Mesir tersebut.

Namun, Israel menyampaikan keyakinan bahwa Pemerintah Mesir takkan membiarkan adanya gangguan dalam pengiriman gas berdasarkan kesepakatan itu kendati ada perintah pengadilan.

Pengadilan Tata Usaha Kairo memutuskan bahwa sumber daya nasional milik generasi saat ini dan mendatang serta dewan eksekutif harus lebih dulu mendapat persetujuan parlemen mengenai kesepakatan ekspor gas.

Mantan diplomat Ibrahim Yussri bersama beberapa anggota oposisi mengajukan kasus itu melawan pemerintah, beberapa bulan lalu.

Gas Mesir mulai mengalir ke Israel pada Februari dan pasokan tersebut sepenuhnya sampai ke Israel pada Mei setelah persetujuan pertama ditandatangani pada 2005.

Kementerian Perminyakan Mesir tak bersedia memberi komentar mengenai putusan tersebut ketika dihubungi oleh kantor berita AFP. Belum jelas apakah atau kapan pemerintah akan melaksanakan putusan pengadilan itu.

Namun, Kementerian Prasarana Israel menyampaikan keyakinan bahwa takkan ada gangguan dalam pemasokan. “Kami sangat yakin bahwa kesepakatan gas dengan Mesir akan dihormati bersama dengan persetujuan perdagangan,” demikian antara lain isi pernyataan Kementerian Prasarana Israel. “Kementerian Prasarana tak memiliki sedikit pun keraguan bahwa perusahaan Mesir akan menghormati kesepakatan komersial yang dicapainya dengan konsumen Israel,” katanya.

Kesepakatan 2005 itu, yang dilaporkan bernilai 2,5 miliar dollar AS, menetapkan ekspor gas alam Mesir sebanyak 1,7 miliar meter kubik ke Israel selama 15 tahun.

Pipa saluran baru bawah tanah membentang sepanjang 100 kilometer dari kota Mesir di Laut Tengah, El-Arish, ke pelabuhan Israel, Ashkelon, untuk memasok gas yang dipompa dari satu ladang gas di sebelah utara Semenanjung Sinai.

Mesir pada 1979 menjadi negara Arab pertama yang menandatangani persetujuan perdamaian dengan negara Yahudi tersebut, tapi sejak itu negara tersebut telah menolak normalisasi hubungan sampai Israel mengembalikan tanah Arab yang didudukinya.

Kelompok oposisi Mesir, Ikhwanul Muslimin, yang menguasai seperlima kursi di parlemen telah menentang ekspor gas ke Israel karena apa yang disebutnya blokade hukuman Israel atas 1,5 juta orang Palestina di Jalur Gaza.

ONO
Sumber : Ant

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: